fbpx

Perlunya Wartawan Belajar Bahasa

Oleh Asnawin Aminuddin

Mediakutim.com – Kita belajar Bahasa Indonesia secara formal sejak kelas satu SD sampai kelas tiga SMA (atau sekolah lain yang sederajat). Artinya, kita belajar Bahasa Indonesia selama 12 tahun berturut-turut.

Maka seharusnya kita sudah bisa membedakan cara penulisan yang benar antara “DI” sebagai awalan dan “DI” sebagai kata depan, apalagi bagi orang yang sudah terjun sebagai wartawan di dunia jurnalistik.

Wartawan juga seharusnya bisa membedakan antara “CUITAN” dan “CIUTAN.”

Sayangnya, ternyata masih ada wartawan yang belum bisa membedakannya. Belum bisa membedakan antara “DI” sebagai awalan, dan “DI” sebagai kata depan, serta perbedaan antara “CIUTAN” dan “CUITAN.”

Maka lahirlah berita berjudul

Read Previous

BUMI MANUSIA; BUKAN SPOILER – Part 2

Read Next

ARI INGIN PUNYA BUKU & SERAGAM SEKOLAH, RUMAH PINTAR, PROGRAM RUMAH IRWAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *