fbpx

Celoteh Antara Meong Palo, La Domeng dan Ketersediaan Obat Obatan Di Puskesmas Kutai Timur.

“Gawat…Gawat…Dan Gawat ” Teriak Meong Palo, saat memasuki rumah La Domeng.

“Duduk dululah Palo,jangan panik begitu” Kata La Domeng sambil menenangkan Meong Palo ” Lalu apa yang gawat ? Apakah kau ketahuan selingkuh oleh calon istrimu atau gawat karena apa ? ”

” Meng…I Tadi saya baca berita di media On Line.  Katanya persediaan obat-obatan di semua PUSKEMAS yang ada di Kutai Timur bakal terancam tidak bisa diadakan. Pasalnya pengadaan obat obatan tahun 2019 senilai 1,5 milyar rupiah, belum dibayar oleh dinas kesehatan”.

“Jangan jangan hoax lagi berita itu,Palo…!!!” Seru La Domeng

” Ini bukan hoax, ini pengakuan langsung kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur Bapak Bahrani Hasani kepada wartawan. Coba ni kamu baca pengakuan kepala Dinas Kesehatan Kutim”.

Keduanya lalu membaca berita itu :

” Bahrani Hasanal – Kadis Kesehatan Kutim
Kepada wartawan, Selasa (20/8) disebutkan jika hutang pengadaan obat tidak dilunasi, dikhawatirkan pihak ketiga yang selama ini menjadi rekanan Dinkes Kutim dalam pengadaan obat-obatan, tidak mau melayani pengajuan pengadaan obat-obatan baru yang diajukan Dinkes Kutim. “Akibatnya mengganggu ketersedian stok obat-obatan pada Puskesmas dan rumah sakit,” tandasnya.

” Duh Palo…!!! Benar benar gawat ini.Ini bisa saja terjadi akibat adanya rasionalisasi anggaran yg dilakukan di masing masing SKPD dilingkup Kab.Kutai Timur,karena minimnya pendapatan Daerah ” .

” Tapi …Rasionalisasi ya rasionalisasi,tapi kalau kebutuhan rakyat,seperti obat obatan masa harus dirasionalisasikan juga anggaranya.Coba bandingkan dengan dana Bansos yg ratusan milyar itu” Kata Meong Palo sambil mukul mukul meja di rumah La Domeng.

Keduanya lalu memandang langit yang mendung karena sejak pagi kota sangata diguyur hujan. Mereka berdua terdiam.Entah apa yg mereka pikirkan.

(ASTA-MK)

Read Previous

BAGAIMANA MENGUKUR MUTU PENDIDIKAN

Read Next

PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA DIGITAL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *