fbpx

Hayalan La Domeng ” Berbuah Tangis “

“Bu…! Papa, diajak partai anu, jadi caleg.” kata La Domeng kepada istrinya di teras rumah, setahun sebelum Pileg 2019 berlangsung.

” Lalu …?” tanya istrinya La Domeng, sambil menyisir anak perempuan bungsu La Domeng, yang baru saja dimandikan oleh Istrinya.

” Ya…Papa ikutlah. Itung itung mencari pengalaman. Siapa tahu saja, itu jalan hidup kita. Kan bisa jadi orang terhormat kita di kampung ini. Orang orang yg dulunya menjauhi kita, akan dekat. Orang orang yang dulunya tidak mau berfoto dengan kita, pastilah mau berfoto dengan kita. Lalu fotonya di shere ke Facebook dengan kata kata La Domeng andalan gue. Orang orang yg dulunya tidak ngelike status status papa di fecebook, akhirnya ngelike sampai ratusan tanda like”. Celoteh La Domeng memulai hanyalannya.

” Terus …?” Kata Istri La Domeng .

” Oleh sebab itu, mulai sekarang ini, Mama harus rajin rajin bertetangga. Tebarkan senyuman kepada semua orang. Sampaikan kepada seluruh keluarga, kalau suamimu ini, maju sebagai CALEG,” Terang La Domeng penuh semangat.

“Lalu…?”lagi lagi istri La Domeng nyelutuk.

” Kok Lalu terus…Lalu terus, saja yang Mama katakan. Ayo diskuskusi dong. Biar Papa, mendapat kekuatan bathin dan ketegaran jiwa, dalam menghadapi pertarungan Politik Pemilu Legeslatif yang akan datang.” Protes La Domeng kepada Istrinya yang nampak acuh tak acuh mendengar celoteh La Domeng.

” Papa…Saya ngomong begitu agar tahu apa yg akan Papa lakukan saat terpilih nanti…”Jawab Istri La Domeng

“Sudah pasti,kalau Papa terpilih nanti,Papa akan memperjuangkan aspirasi masyarakat di kampung kita ini. Papa akan bangun jalan jalan di Kampung kita. Terutama jalan yang sudah rusak,karena pemerintah lalai dalam membangunnya. Pokoknya semua aspirasi masyarakat,Papa akan perjuangkan.” Jelas La Domeng

Mendengar penjelasan suaminya.Istri La Domeng,nampak cemberut.Dihelanya napasnya sambil bergumam “memangnya semudah itu ?”. Sementara di ruang tamu,adik La Domeng,ternyata ikut nguping.

” Kak Meng…! Nanti adikmu inilah,yang mengerjakan semua proyek yang Kakak usulkan.”

“Tidak boleh…” Teriak La Domeng, ” Itu melanggar aturan,,,Apa kata orang nanti,kalau adik yg mengerjakannya?”.

“Ackhhhh…Kakak memang raja pelit,Kikir.Tidak mau melihat adiknya berhasil.”Teriak Adik La Domeng dari ruang tamu.

“Tidak boleeeeeeh…!” Teriak La Domeng menghardik adiknya

“Kakak memang dasar peliiiiiit ”

“Tidak boleh” Teriak La Domeng.sambil menghampiri adiknya.Tak berselang lama,Istri La Domeng yang masih asik menyisir putrinya, mendengar suara gaduh di ruang tamu.Ia bangkit,menengok apa yang terjadi di ruang tamu rumahnya.

” Astagfirullah Pa..? Apa apaan ini,lihat tuh.Pipi adikmu memar begini.Istigfar Pa ? Sadar Pa ?” Kata Istri La Domeng di sela tangis adik Iparnya.

Pak RT,yang kebetulan melintas di depan rumah La Domeng,berhenti sejenak.

” Apa yang terjadi Pak Meng ? ” Tanya Pak RT,saat memasuki pekarangan rumah La Domeng.

” Ini lo….Adik saya.Saya sudah katakan,tidak boleh mengerjakan proyek,malah dia balik menyerang saya dengan kata kata pelit.Makanya saya tampar dia”.

“Proyek apa ? Dimana ?” Selidik Pak RT.

” Proyek Bapaknya anak anak Pak RT,kalau dia terpilih menjadi wakil rakyat,” Sela istri La Domeng,yang lagi sibuk mengopres pipi adik iparnya.

” Hoalaaaaaaaa,tidak usah banyak hayal Meng. Jadi Anggota DPRD saja belum.Adikmu sudah jadi korban.Bagaimana kalau Kau benar benar sudah terpilih nantinya.Jangan jangan adikmu ini,Kau usir dari rumah.”Kata Pak RT.

” I…I…Iya Pak RT.Saya Hilaf.Habis Dia juga yang mancing mancing emosi saya”.

” Bukan mancing Emosi.Tapi Kau yang banyak hayal Meng”.

Mendengar kata kata Pak RT,La Domeng,menghubungi Meong Palo,agar memanggil Mantri Kuseng kemanakan Busu Koer.

(ASTA-MK)

Read Previous

Solusi Runtuhnya BUMDes dan UMKM

Read Next

Mereduksi Distribusi Agrobisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *