fbpx

Mereduksi Distribusi Agrobisnis

Oleh Supriadi Asia

Dalam agrobisnis khususnya buah dan sayuran yang perlu diperhatikan adalan sistem distribusi ( pasca panen ), mulai dari penyimpanan sampai logistik hingga bagaimana produk kita bisa dinikmati oleh konsumen dalam keadaan fresh dan sehat serta berdaya saing. Arti berdaya saing ini bisa dalam arti harga yang lebih murah dengan kualitas yang lebih bagus.

Mengingat bahwa buah dan sayur adalah komoditi yang mudah teroksidasi dan mengakibatkan kualitas baik warna, tekstur maupun rasa pun beda.

Telah kita ketahui sebelum ada sistem informasi dan komunikasi serta supply chain management rantai distribusi sangat panjang, yang mengakibatkan harga jadi melambung tinggi. Adapun alur distribusi konvensional adalah sebagai berikut:

  • Produk dipanen, lalu dibeli oleh tengkulak.
  • Oleh tengkulak dibawa ke pasar grosir buah / sayur.
  • Dari pasar grosir buah / sayur dibeli dan di distribusikan ke pasar induk.
  • Dari pasar induk dibawa ke pasar ritel.
  • Dari pasar ritel dibeli konsumen langsung, penjual ijon dan toko kelontong.
  • Dan akhirnya sampai ke konsumen akhir.

Perjalana distribusi di atas memiliki resiko tinggi diantaranya:

Resiko penyusutan bobot produk.
Resiko produk rusak dan busuk atau oksidasi.
Biaya distribusi tinggi begitu juga biaya penyusutan yang menyebabkan harga mahal dan tidak mampu bersaing.
Dari hal tersebut di atas perlu dicarikan solusi, yaitu dengan cara memangkas rantai distribusi yang terlalu panjang dan beresiko. Hal ini bisa dimulai dengan memanfaatkan sistem informasi manajemen dalam hal supply chain management.

Untuk memahami supply chain management serta bagaimana aplikasinya dalam perusahaan agar mampu zero stock dan just in time ( tepat waktu ). Bisa mengikuti pelatihan pelatihan kami atau mengundang kami melalui customer service kami.

Read Previous

Hayalan La Domeng ” Berbuah Tangis “

Read Next

Keluarga besar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali berduka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *