fbpx

BJ. HABIBIE DALAM MEMORI BUSU KOER DKK

La Domeng,Busu Koer,dan Meong Palo, menatap foto Pak Bachruddin Jusuf Habibie. Mata mereka sembab,karena tangis. Mereka menangis,karena Presiden RI Ke 3 itu,telah meninggal dunia.

Pak Habibie,sosok manusia Indonesia yang hebat.Sebagai ilmuwan profesional yang sukses di Negeri orang,tetapi mau pulang ke Indonesia,mengabdikan diri untuk bangsanya.Demikian kata Meong Palo,dalam isak tangisnya,” Semoga Alhamarhum,mendapat tempat yang layak di Sisi Allah SWT,dan bertemu kembali dengan Ibu Ainun,Istri yang sangat dicintainya.Al-Fatiha,” tutur Meong Palo,menunduukkan kepala.

Saya pernah membaca berita terkait peristiwa Pak Habibie saat dipanggil oleh Pak Harto. Presiden ke – 2 RI. Soeharto ingin agar Pak Habibie membantu dirinya dalam pembangunan karena Indonesia akan tinggal landas dalam pembangunan Nasional.Namun saat itu Pak Habibie mengatakan kepada Soeharto ,”Saya hanya mau buat kapal terbang, dan tidak mau buat kapal perang,” Tutur Busu Koer, mengenang sambutan Pak Habibie pada acara Penganugerahan Burhanuddin Jusuf Habibie Technologi Award (BJHTA) 2017 di kediamannya,Patra Kuningan Jakarta pada tanggal 15 Agustus 2017,dua tahun lalu.

Pak Habibie melanjutkan penuturannya kepada Soeharto, di acara penganugerahan itu, bahwa dirinya,mengidamkan menghubungkan daerah di Indonesia melalui jalur udara. Karena tidak akan mungkin dapat dihubungkan dengan mobil atau kereta Api. Kata Busu Koer.

Kata La Domeng, Pak Habibie adalah pemimpin negeri ini yang dapat melihat dengan tepat apa kebutuhan yang paling mendasar di negerinya. Gagasan beliau untuk membuat pesawat terbang,ketika tahun 1973 kembali ke Indonesia, beliau dapat buktikan itu, ketika diberi mandat oleh Presiden Soeharto untuk mengembangkan Industri di Indonesia.

Memang betul apa yang kau katakan itu Meng.Kata Busu Koer. Tugas pertama Pak Habibie saat sudah berada di Indonesia adalah menjadi CEO Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) sebelum beliau diangkat oleh Soeharto menjadi Menteri Negara Riset dan Tehnologi. Selanjutnya kata Busu Koer,yang terjadi kemudian,Pak Habibie tidak hanya ingin membuat pesawat terbang,tetapi Industri pesawat terbang beserta ekosistem dirgantaranya. Salah satu langkah terbesar Pak Habibie adalah merancang dan memimpin pembuatan pesawat N250. Tutur Busu Koer menegaskan.

Iya Busu Koer,kata La Domeng. Gagasan itu,dapat dibuktikan oleh Pak Habibie ketika di tahun 1995 tepatnya di tanggal 10 Agustus 1995,N-250 Gatot Kaca,pertama kali diterbangkan,sekaligus menandai lahirnya karya anak bangsa di bidang Industri Pesawat Terbang.

Beliau memang sebagai panutan bangsa,celetuk Meong Palo.Beliau juga,sangat mencitai Istrinya.Ibu Ainun Habibie. Saking cintanya kepada Istrinya, hampir tiap dua minggu,beliau menjenguk makam Ibu Ainun.Membawakan bunga ke makam itu,dan mengganti bunga yang telah layu di makam itu. Pak Habibie ingin memberi pesan kepada kita yang masih hidup,bahwa bunga boleh saja layu,tetapi cinta di hati seorang pria,tidak boleh layu.

Pak Habibie telah meninggalkan kita semua,namun kita yang masih hidup,semangat Nasionalisme Pak Habibie bisa menginspirasi kita sebagai anak bangsa pelanjut generasi sebelumnya. Kata La Domeng.

Beliau sangat bijak,dan selalu memberi inspirasi terhadap apa yang beliau katan. Tutur Busu Koer. Salah satunya yang sering saya jadikan Inspirasi adalah ketika beliau berkata ” Kunci keberhasilan yang sebenarnya adalah konsistensi”, dan ” Jadilah mata air jernih yang memberikan kehidupan kepada sekitarmu”

Selamat Jalan Bapak Guru Bangsaku,Presiden Ke 3 RI. Bapak Bachruddin Jusuf Habibie. Pengabdiamu,wejangan wejanganmu kepada penerus bangsa ini,akan kami kenang terus menerus,selama hayat masih dikandung badan kami. Kami anak bangsa ini,mendoakan,semoga Khusnul Khotimah, ditempatkan di sorgaNya yang jannah dan bertemu dengan Ibu Ainum. Al-Fatihah Pahlawan Bangsaku.

(Om Wp-Wk)

Read Previous

Masih Teka Teki : Siapa Pria Yang Melompat Di Jembatan Pinang Sangatta ?

Read Next

La Domeng Show – Ini Alasannya Mengapa Berita S*ks dan Video P*rno Paling Banyak di Cari ???

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *