fbpx

APA MAKSUD TAGLINE PERUBAHAN ITU OM WP ?

Busu Koer…? Sapa La Domeng, saat Busu Koer sedang memandikan burung murai batunya di suatu sore menjelang petang. ” Apalagi maksud Om Wp itu,membuat tagline Together For Change atau bersama untuk perubahan itu”.

“Ackh …Meng Meng…? Sepertinya Kau ,tidak kenal saja cara berpikir Om Wp itu,apalagi saat menjelang pertarungan politik di daerah kita ini.Beliau itu kan sering membuat opini,” Kata Busu Koer,menimpali pertanyaan La Domeng,sambil bersiul siul mengikuti bunyi burung Murai Batunya.

” Betul apa yang dipertanyakan oleh La Domeng itu Busu,,,Apa maksud Om WP,menggunakan tagline di Forum Masyarakat Peduli Pembangunan Kutai Timur itu dengan tulisan Bersama Untuk Perubahan,” Celetuk Meong Palo,yang baru saja ikut bergabung di Rumah Busu Koer.

Busu Koer bertanya balik, penuh selidik.” Mau tahu…Atau pura pura tidak tahu ?”

” Ya…Maulah,Busu Koer,” jawab La Domeng dan Busu Koer bersamaan

” Kalau begitu,sebentar malam,kita ke rumah Om Wp,mencari jawabannya.” kata Busu Koer.

Malam harinya,ketiga sahabat itu,sowan ke rumah Om Wp. Mereka kemudian mendiskusikan, apa maksud dan makna dari tagline ” Bersama Untuk Perubahan” itu.

” Jika hanya masalah tagline Bersama Untuk Perubahan itu,kalian datang ke rumah saya, itu terlalu berlebihan. Berlebihannya kenapa ? Karena yang namanya perubahan itu,adalah suatu keniscayaan.Perubahan itu Sunnatullah….Coba kalian pikir.Dalam perspektif global,negara negara di dunia ,sekarang sedang mengalami perubahan besar.Termasuk Indonesia. Dalam perspektif kepemimpinan di Negara kita, juga demikian.Baik kepemimpinan Nasional, Regional maupun lokal,semua mengalami perubahan,makanya diadakan Pemilu lima tahunan.Presiden dijaman Orde Baru ,Dipilih oleh MPR RI.Di masa reformasi,dipilih langsung oleh rakyat.Begitu juga wakil rakyat,saat ini dipilih langsung oleh Rakyat,tidak lagi ditentukan berdasarkan nomor urut,tetapi suara terbanyak.Di Era Reformasi yang ditandai berjalannya demokrasi dengan baik, maka rakyat memiliki kedaulatan penuh untuk memilih pemimpinnya.Baik itu Presiden,Gubernur,maupun Walikota atau Bupati,” Tutur Om Wp, menjelaskan maksud gagasan perubahan di tagline yang ditulisnya di Ormas Forum Masyarakat Peduli Pembangunan Kutai Timur itu.

“Tapi tagline itu,terlalu menohok Om Wp.Seakan akan makna perubahan yang di maksud pada tagline itu,ingin mengganti kekuasaan,ingin mengganti Bupati,” kata Busu Koer.

” Iya Om Wp…! Seakan akan secara halus Om Wp menyatakan tagar Ganti Bupati di tahun 2020,” celetuk Meong Palo.

” hehehe….Itu kan sudut pandang kalian.Tapi ada baiknya juga kalian datang ke sini,agar mengetahui makna perubahan yang Om sampaikan di tagline itu. Ingat ya ? Bahwa perubahan itu adalah Sunnatullah. Jangankan soal manusia,jangankan soal kepemimpinan.Tabiat alam dan seluruh isinya adalah baharu atau berubah.Itu artinya bahwa perubahan tersebut,tidak semata mata soal fisik,tetapi juga soal non fisik seperti perubahan paradigma,konsep,teori,pendekatan,metode,defenisi,perspektif,wawasan,sistem,visi misi,program dan sejenisnya.Kenapa begitu ? Karena sifat dasar alam itu adalah perubahan,maka manusiapun,harus siap setiap saat untuk berubah. Salah satu yang ingin dicapai oleh Forum Masyarakat Peduli Pembangunan dengan Tagline perubahan itu,adalah merubah paradigma masyarakat untuk ikut berpartisipasi di dalam pembangunan. Contoh misalnya membuang sampah pada tempatnya,itu adalah contoh kecil bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Agar lingkungan kita bersih dan enak dipandang mata,” Terang Om Wp kepada Busu Koer,Meong Palo dan La Domeng.

” Wuihhhhh,hebat juga Om Wp ini.Sekarang Saya baru mengeri soal makna perubahan di tagline Itu,” timpal La Domeng,yang sedari tadi serius mendengarkan uraian Om Wp mengenai kata Perubahan yang ditulis di Tagline Forum Masyarakat Peduli Pembangunan Kutai Timur.

” Bukan hebat palo. Om bisa menguraikan itu,karena suka membaca buku di waktu senggang. Nah uraian arti perubahan yang saya tuturkan di atas itu,adalah uraian yang pernah disampaikan oleh pak SBY saat berpidato di depan kader partai Demokrat. Kalian kan tahu,kalau Om ini,pernah aktif di Partai Demokrat kan ?” jawab Om Wp menimpali kata kata La Domeng.

” Iya Om…Om Pernah menjadi salah satu fungsionaris DPC Partai Demokrat Kutai Timur,” Jawab Meong Palo.

” Jadi yang Om maksudkan itu bukan ganti Bupati tahun 2020 kan Om ?” Kata La Domeng.

“Ya Iyalah. Yg berhak mengganti Bupati itu,adalah rakyat.Tempatnya di Pilkada di suatu daerah,bukan karena tagar,atau tagline. Apalagi di Pil KB ” Jawab Om Wp,sambil bercanda.

” Makanya Palo,Makanya Meng,Kalian itu jangan cepat cepat Baperan,kalau Om Wp membuat sesuatu.Apalagi di ajang kontekstasi Pilkada 2020,di Daerah kita ini,” kata Busu Koer.

” Bisa bisanya Busu Koer ngomong ke kita berdua Baperan. Padahal,tadi sebelum ke sini,Busu Koer juga ikut Baperan, Om ?” Kata La Domeng.

” Hahahahahahah Iya juga ya ? ” Jawab Busu Koer sambil tertawa.

Lagi lagi, ke tiga sahabat itu tertawa…Om Wp pun ikut tertawa. Tapi yang membuat ruangan tamu Om Wp semakin riuh oleh tawa, karena ulah La Domeng,tertawa sambil guling guling di atas karpet merah di ruang tamu Om Wp.

QUOTE “Pemimpin yang gigih bekerja, niscaya hasilkan perubahan yang kasat mata. Mengentaskan persoalan dengan nyata, bukan sekadar bumbu retorika”.Kata Najwa Shihab…Sampai bertemu lagi di celoteh selanjutnya.

Read Previous

Jalan-jalan ke Pelabuhan Kudungga Sangatta Kutai Timur

Read Next

Antara Pemimpin Yang Berintegritas & Pemilih Yang Berintegritas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *