fbpx

Apa Kabar Dunia Pendidikan Di Wamena Pasca Kerusuhan ?

Anak-anak korban kerusuhan Wamena yang mengungsi di Kodim 1702/Jayawijaya, bermain sebagai kegiatan pemulihan trauma yang diberikan Tim Layanan Dukungan Psikososial Kementerian Sosial. Sumber foto: https://s.id/71IPL

Oleh : Achmad Syaiful

Mediakutim.com – Ratusan guru meninggalkan Wamena, Kabupaten Jayawijaya untuk mengamankan diri sementara waktu pascakerusuhan yang terjadi di wilayah itu, pada 23 September lalu. Kerusuhan di wiayah itu menyebabkan 31 orang meninggal.

Mengungsi ratusan guru menyebabkan aktifitas pendidikan di Wamena terhenti. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jayawijaya 60 persen guru dari 426 tenaga guru di Wamena telah mengungsi dari wilayah itu.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Bambang Budiandoyo saat dihubungi dari Jayapura, Jumat (4/10) membenarkan kabar tersebut. Dia mencatat 248 guru telah mengungsi keluar Wamena pascakerusuhan.

“Dari data kami ada 426 guru di Wamena, namun sudah 248 tenaga guru mengungsi keluar Wamena karena kerusuhan. Sementara 198 orang guru masih bertahan di Wamena,” kata Bambang.

Bambang mengaku belum mengetahui keberadaan 248 guru yang mengungsi tersebut. Dia berencana akan mendata kembali guru-guru di seluruh sekolah pada Senin (7/10) mendatang. “Kami akan mendata kembali,” terangnya.

Menurut Bambang, pihak telah melakukan pertemuan dengan pihak sekolah dan para guru. Dalam pertemuan yang dihadiri Bupati Jayawijaya Jhon R. Banua agar aktifitas belajar mengajar aktif kembali pada Senin mendatang.

“Pertemuan terakhir di Kantor DPRD Jayawijaya. Pada prinsipnya pada hari Senin mendatang sekolah harus dibuka dengan situasi dan kondisi yang ada,” kata Bambang.

Dalam pertemuan itu, sambung Bambang, ada usulan trauma healing bagi para guru untuk mengobati trauma akibat kerusuhan 23 September lalu. Trauma healing rencananya akan dilaksanakan Selasa (8/10) mendatang. “Selasa mungkin trauma healing akan kami lakukan di sekolah,” imbuh Bambang. (Asi)

Read Previous

Omah Mbek & Kelinci: Potret Peternak Mandiri Di Kutim

Read Next

Omah Mbeekkk & Kelinci – Grebek OmWP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *