fbpx

PRABOWO SUBIANTO : Jika Presiden Membutuhkan,Kami Siap Membantu

Mediakutim.com — Kesediaan Prabowo Subianto untuk menjadi pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi),dtanggapi beragam oleh berbagai kalangan. Ada yang bernada positif,ada pula yang bernada nyinyir.Tetapi di negara demokrasi seperti di Indenesia.pro kontra terkait peristiwa politik itu biasa saja. Apa lagi Prabowo Subianto adalah lawan tanding Joko Widodo pada Pilpres 2019.

” Bergabungnya Gerindra dengan koalisi adalah hal yang biasa dalam demokrasi,karena demokrasi itu,menjamin kebebasan,termasuk kebebasan dalam memilih,tetapi kalau Prabowo yang notabene adalah kompetitor Jokowi dalam pilpres yang lalu,kemudian jadi mentri di kabinet Jokowi,tentu perlu dicermati oleh koalisi Jokowi,ada apa ?” tutur Inas Nasrullah,Ketua DPP Hanura,kepada wartawan selasa 22 Oktober 2019.

Hampir senada ,Ketua DPP Partai Nasdem,Surya Paloh, melemparkan sinyak ke publik jika semua partai politik mendukung pemerintah,maka partainya siap menjadi partai oposisi. Tentu sinyal ini disampaikan atas bergabungnya partai Gerindra di barisan pemerintah.

Lebih jauh Paloh menyatakan ” Kalau tidak ada Oposisi,Nasdem saja yang jadi Oposisi,” Kata Surya Paloh seperti yang dilansir oleh Kompas TV,senin (21/10/2019)

Seorang warga net,yang menyatakan dirinya sebagai HT,Rakyat NKRI, justru melihat Prabowo Subianto, tak mudah untuk menempatkan dirinya sebagai pembantu presiden. Hanya karena kerendahan hati Prabowolah yang menuntun ini,sehingga peristiwa politik ini,bisa terjadi.

“Orang bisa bilang ini soal politik kepentingan, soal kekuasaan atau lainnya. Tapi tetap ada sisi menyejukkan dengan momentum Prabowo jadi menteri ini,” Tulis HT,di akun facebooknya.

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk memperkuat kabinet di periode kedua pemerintahan Jokowi. Prabowo menyampaikan itu usai bertemu Jokowi di Istana Negara, Senin (21/10).

“Saya baru saja menghadap presiden RI yang kemarin baru dilantik. Kami diminta untuk memperkuat kabinet beliau,” kata Prabowo kepada wartawan.

“Saya sudah sampaikan keputusan kami dari Gerindra apabila diminta kami siap membantu dan hari ini resmi diminta. Saya diminta untuk di bidang pertahanan,” imbuhnya.

Menurut Prabowo, ajakan bergabung ke dalam kabinet untuk mencapai sasaran dan harapan yang sudah ditetapkan oleh Presiden.

Prabowo melanjutkan dari Gerindra hanya ia dan Edhy Prabowo yang dipanggil Jokowi. Adapun soal pengumuman resmi, Prabowo berkata hal itu akan diumumkan langsung oleh Jokowi.

Prabowo adalah tokoh kesekian yang telah menyatakan ditawari kursi menteri oleh Presiden Jokowi. Sebelumnya, tokoh lain seperti Mahfud MD, eks CEO Gojek Nadiem Makarim, Erick Thohir, hingga Wishnutama juga mengaku ditawari hal serupa.

Prabowo pun telah melakukan safari politik ke sejumlah ketua umum partai koalisi pendukung Jokowi. Sebagian kalangan menilai apa yang dilakukan Prabowo untuk mendapatkan restu dari anggota partai koalisi.

(***)

Read Previous

Di Dalam Penjara : Aku Hanya Bisa Pasrah,Saat Istriku Kawin Dengan Lelaki Tua Kaya Raya.

Read Next

#GrebekOmWP | Coffee Time Cafe, Kaum Muda yang Jeli Melihat PELUANG USAHA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *